Self-development with experience
Self-development with experience
Sekarang
ini kita telah memasuki era society 5.0 era ini dimaknai dengan adanya tingginya
persaingan diberbagai sektor yang bersentuhan langsung terhadap perkembangan kebutuhan
masyarakat pada masa ini. Masyarakat dituntut untuk hidup berdampingan dengan
tekhnologi. Pesatnya perkembangan tekhnologi saat ini menyebabkan masyarakat
harus mampu bersaing serta mampu untuk dapat efisiens memanfaatkan
tekhnologi yang digunakan.
Baru
saja kita selesai dengan kasus wabah coronavirus. Wabah corona virus desease (COVID-19 ) ini telah melanda lebih dari 200
negara di dunia selama kurun waktu 2 tahun. Maka pemerintah diberbagai
negara melakukan berbagai cara penerapan seperti Lockdown atau karantina serta PPKM. Kondisi
ini kemudian berdampak pada berbagai
aktivitas manusia, terutama didalam bidang pendidikan. Penutupan pada kegiatan belajar
mengajar ini dilakukan oleh pemerintah pada seluruh sekolah, perguruan tinggi, serta pada lembaga pendidikan.
Sehingga
penurunan minat belajar siswa menjadi salah satu permasalahan sekarang ini.
Minat belajar adalah faktor yang paling
penting ,dimana keberhasilan belajar
yang dimiliki siswa berasal dari dalam diri siswa tersebut. Faktor yang
mempenagruhi minat belajar siswa terbagi menjadi dua yaitu, faktor eksternal
dan internal. Faktor internal terdiri dari perhatian dalam belajar, keigintahuan, muculnya kebutuhan serta adanya motivasi. Sedangkan
faktor eksternal terdiri dari aspek keluarga sosial dan masyarakat.
Sekarang
ini tidak jarang mendapatkan pandangan dari anak-anak yang menggap remeh kegiatan belajar, mereka asik sekali terhadap rutinitasnya dahulu pada saat COVID-19 apapun itu permasahalan
dan jawabannya maka akan cepat terselesaikan dengan handphone.
Semenjak
pandemic COVID-19 saya dipercayakan untuk membantu anak-anak dalam belajar
membaca. Disini saya mengajar anak Sekolah Dasar, saya mengajar di rumah di
hari libur ketika kuliah di hari sabtu
dan minggu. Dalam kesempatan ini saya mengajar dalam membaca,menulis, mengenali angka
serta menghitung. Berbagai macam karakter pula saya dapatkan disini, ada yang
senang bergerak dan aktif dalam belajar, senang berimajinasi dan berkarya, serta adakalanya
malas dalam belajar. Selain proses belajar, saya berusaha untuk dapat menciptakan
suasana menyenangkan. Oleh karena itu dalam proses belajar yang dilakukan tersebut diselingi dengan kegiatan bermain sambil belajar.
Saya akan memperkenalkan adik-adik yang hebat ini. Rayyan ia anak pintar dan menjadi
adik terkecil didalam suasana belajar kami. Ia mampu menerima pembelajaran yang
dilakukan sehingga ia tidak kalah dengan yang lainnya. Selanjutnya ada anak kembar yang
masyallah, dengan berbagai tingkah laku yang bisa saja berubah persekian detiknya, karena apabila satu nangis semua ikutan
nangis. Selanjutnya ada adek yang sulit dalam menerima pemahaman belajar.
Walaupun kelas sudah cukup tinggi dari adik lainnya, ia masih tertinggal
sedikit. Namun dengan
beragam karakter ini dan sifat ini saya banyak belajar disini dan saya bahagia
bisa menjadi salah satu bagian dari pertumbuhan mereka.
Dalam hal ini faktor
dukungan dari orangtuapun menjadi peran yang amat sangat penting dalam proses
tumbuhnya seorang anak. Dimana memberikan anak aspresiasi terdapa sebuah pencapaian seorang anak
sangatlah penting. Bukan hanya faktor dukungan orangtua yang penting, sedangkan faktor sosial masyarakat dan paparan media juga sangat penting terhadap tumbuh
kembangnya anak.


Komentar
Posting Komentar